• Price inquiry
  • whats app

Kegiatan akademik

Title
Perhimpunan Bedah Plastik Korea Simposium Ilmiah Perhimpunan Penelitian Bedah Mata
Date
2026-07-05
Views
67

AB Plastic Surgery Hadir sebagai Pembicara dalam Simposium Perhimpunan Penelitian Bedah Mata, Perhimpunan Bedah Plastik Korea 2026

AB Plastic Surgery, Presentasi dalam Simposium Perhimpunan Penelitian Bedah Mata, Perhimpunan Bedah Plastik Korea 2026
AB Plastic Surgery Membawakan
Presentasi “Anatomi Area Sekitar Mata untuk Operasi Mata yang Aman”

Pada 5 Juli lalu, para dokter spesialis bedah plastik dari berbagai wilayah di Korea berkumpul dalam “Simposium Perhimpunan Penelitian Bedah Mata, Perhimpunan Bedah Plastik Korea 2026”, sebuah acara yang mempertemukan para ahli untuk berbagi perkembangan akademis terbaru dan teknik operasi di bidang bedah mata.Dalam simposium tersebut, Dr. Choi Jae-ik, dokter yang berfokus pada operasi facelift dan bedah mata di AB Plastic Surgery, tampil sebagai pembicara pertama pada sesi pertama.

Beliau membahas secara mendalam anatomi penting di area sekitar mata, mulai dari bawah mata hingga area dahi, sekaligus membagikan pengetahuan dan teknik operasi berdasarkan video prosedur nyata.Dalam simposium ini, Dr. Choi Jae-ik dari AB Plastic Surgery membawakan topik:“Anatomi Praktis Area Sekitar Mata: Struktur Penting untuk Operasi yang Aman”(Practical Anatomy of the Periorbital Area: Essential Landmarks for Safe Surgery)Di hadapan para dokter spesialis bedah plastik dari Korea, beliau menjelaskan bagaimana anatomi yang dipelajari secara teori dapat diterapkan secara langsung dalam prosedur operasi, dengan menghubungkannya secara nyata melalui video operasi yang sebenarnya.

1. Memahami dan menjaga struktur penting pada operasi sudut mata dan kelopak mata bawah
Dalam operasi sudut mata bagian luar dan kelopak mata bawah, dokter perlu mengenali dan menjaga beberapa struktur penting di sekitar mata. Di antaranya adalah ligamen yang menopang sudut luar mata (Lateral Canthal Tendon), jaringan yang membantu menopang bola mata dari bagian bawah (Lockwood's Ligament), serta otot yang membantu menggerakkan bola mata (Inferior Oblique Muscle).Selain itu, dokter juga mempelajari jalur cabang saraf wajah yang mengatur pergerakan otot wajah dan saraf di area tulang pipi (Zygomaticofacial Nerve). Pemahaman dan perlindungan terhadap struktur-struktur tersebut merupakan dasar penting untuk melakukan operasi dengan aman dan presisi.

2. Memahami saraf, pembuluh darah, dan lapisan jaringan pada operasi bawah alis dan pengencangan dahi
Pada area dahi dan alis terdapat berbagai saraf dan pembuluh darah penting, termasuk saraf dan pembuluh darah di atas mata (Supraorbital dan Supratrochlear Neurovascular Bundle) serta cabang saraf wajah yang melewati area pelipis (Temporal Branch of the Facial Nerve). Dokter juga mempelajari struktur lain seperti pembuluh darah kecil (Sentinel Vein), lapisan jaringan dalam di area pelipis (Deep Temporal Fascia), serta berbagai lapisan jaringan di bawah kulit (Fascial Planes). Pemahaman mengenai lapisan-lapisan ini membantu dokter melakukan proses pemisahan jaringan (diseksi) dengan lebih aman, terarah, dan konsisten.

3. Mempelajari anatomi secara langsung melalui video operasi
Pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui gambar atau ilustrasi anatomi.Dalam sesi ini, video operasi nyata ditampilkan secara bertahap untuk memperlihatkan bagaimana dokter mengenali struktur anatomi penting selama operasi. Dengan melihat kondisi secara langsung, peserta dapat memahami apa saja yang perlu diperhatikan selama operasi dan bagaimana struktur tersebut menjadi panduan dalam menentukan area diseksi. Metode ini mendapat respons positif dari para peserta karena memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai proses operasi.

4. Memahami perbedaan struktur anatomi dan area yang berisiko
Setiap
orang memiliki struktur anatomi yang sedikit berbeda, termasuk jalur saraf dan pembuluh darah. Karena itu, dokter perlu memahami adanya variasi tersebut dan memberikan perhatian khusus pada area yang memiliki risiko lebih tinggi selama operasi (Danger Zone). Dalam sesi ini juga dibagikan berbagai tips dan teknik praktis (Technical Pearls) untuk membantu mengurangi risiko cedera pada saraf dan pembuluh darah serta meningkatkan ketepatan selama prosedur operasi.

“Hasil akhir operasi mata yang optimal pada dasarnya berawal dari pemahaman yang mendalam mengenai anatomi.” Direktur Utama AB Plastic Surgery, Dr. Choi Jae-ik, menyampaikan,“Merupakan kesempatan yang sangat berarti bagi saya untuk dapat bertukar pengetahuan dan pandangan bersama para tenaga medis dari Korea maupun luar negeri yang terus aktif melakukan penelitian dan praktik klinis.” Beliau juga menambahkan,“Saya sangat terkesan karena kami dapat berbagi bagaimana pengetahuan mengenai anatomi diterapkan dalam pengambilan keputusan secara langsung di ruang operasi, disertai dengan contoh melalui video operasi.” Lebih lanjut, beliau menyampaikan,“Berdasarkan pertukaran ilmu seperti ini, kami akan terus melakukan penelitian dan memperdalam pengetahuan agar dapat memberikan hasil perawatan yang lebih optimal dan aman bagi para pasien.” Kedepannya AB Plastic Surgery akan terus belajar dan melakukan penelitian untuk memberikan hasil yang lebih baik bagi setiap pasien, sekaligus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan medis yang dilakukan dengan ketulusan dan penuh perhatian.

Jam Operasional
  • Hari biasa10:00 ~ 19:00
  • Sabtu10:00 ~ 17:00
  • Jam malam10:00 ~ 21:00 (Jumat)

*Tutup pada Hari Minggu dan pada libur nasional

Operasi Plastik AB Korea

Institusi Medis : AB Plastic Surgery Gedung BLOCK 77 Lantai 2~4, 17, Seocho-daero 77-gil, Seocho-gu, Seoul, Korea (Jalur No.2, Stasiun Gangnam, Pintu Keluar No.10)
Nomor Registrasi Usaha : 542-40-00868TEL : 02-512-1288 Nomer HP : +82. 10-9518-1298E-mail: indonesia.abps@gmail.com