• Price inquiry
  • whats app
  • LINE
Home
Payudara
Pengecilan Payudara

Reduksi Payudara

Payudara proporsional sesuai dengan bentuk tubuh

Metode operasi pengecilan payudara berbeda tergantung pada ukuran dan bentuk payudara, posisi areola, serta
tingkat kekenduran. Oleh karena itu, perlu dipilih metode yang paling efektif untuk mengecilkan payudara secara indah sekaligus meminimalkan bekas luka.

Payudara Besar dan Berat, Penyebab Terjadinya Gigantomastia

Gigantomastia Akibat Gangguan Hormonal

Untuk gigantomastia yang terjadi akibat faktor genetik, hormon yang memengaruhi perkembangan payudara diproduksi lebih dari batas normal, sehingga menyebabkan payudara membesar secara tidak normal.
Gigantomastia juga dapat muncul sementara selama kehamilan, persalinan, dan masa menyusui, juga dapat terjadi saat remaja akibat ketidakseimbangan hormon.

Gigantomastia Akibat Gangguan Hormonal

Gigantomastia Akibat Obesitas

Untuk gigantomastia yang terjadi karena obesitas, payudara yang membesar secara tidak normal atau gigantomastia biasanya disebabkan oleh pola makan yang kebarat-baratan akhir-akhir ini.

Gigantomastia Akibat Obesitas
Reduksi Payudara, Metode Operasi

Metode reduksi diputuskan berdasarkan ukuran payudara, metode sayatan untuk reduksi payudara sama dengan metode sayatan untuk mastopeksi.

1. Metode Sayatan Areola

Karena bekas luka hanya terbatas di sekitar areola, metode ini meninggalkan bekas luka yang paling minimal dan pemulihannya lebih cepat.
Namun, prosedur ini hanya dapat diterapkan apabila diameter areola melebihi 4 cm dan sulit diterapkan pada kasus gigantomastia yang berat.

1-1. Informasi dasar operasi
Bekas lukaBerbentuk seperti areola
Efek koreksiTidak bisa mengurangi dalam jumlah cukup
Kekenduran payudaraBisa terlihat agak datar
Ukuran areolaMembesar
1-2. Kelebihan
  • Bekas luka hampir tidak terlihat
  • Cocok untuk dilakukan oleh wanita yang belum menikah
  • Bisa menyusui karena fungsi sensorik puting tetap terjaga
  • Waktu operasi singkat
1-3. Kekurangan
  • Tidak bisa mengurangi volume dalam jumlah besar
    (cocok untuk pasien yang hanya memerlukan volume reduksi yang sedikit)

2. Metode Sayatan Vertikal

Metode ini menggabungkan keunggulan dan memperbaiki kekurangan dari teknik sayatan huruf O dan sayatan areola.
Metode ini dapat diterapkan pada pasien dengan ukuran payudara yang besar hingga kecil dan tidak menimbulkan masalah pada sensitivitas puting maupun kemampuan menyusui.

1-1. Informasi dasar operasi
Bekas lukaBerbentuk seperti areola+huruf I
Efek koreksiBisa mengurangi dalam jumlah besar
Payudara KendurEfek disokong dari bawah yang optimal
Ukuran areolaBisa dikontrol
1-2. Kelebihan
  • Bentuk payudara cantik
  • Bisa menyusui karena fungsi sensorik puting tetap terjaga
  • Dapat mengurangi volume dalam jumlah besar sehingga efek koreksi optimal
  • Bekas luka lebih kecil dibandingkan metode huruf T (huruf O)
1-3. Kekurangan
  • Bekas luka lebih banyak daripada metode
    sayatan aerola tapi lebih sedikit daripada
    metode sayatan huruf T (huruf O)

3. Metode Sayatan Huruf O

Metode ini dilakukan melalui sayatan berbentuk O dari puting hingga lipatan bawah payudara.
Hasil bedah mudah diprediksi dan memberikan hasil yang baik bahkan pada kasus gigantomastia. Namun, bekas luka yang
terbentuk setelah operasi relatif lebih panjang.

1-1. Informasi dasar operasi
Bekas lukaBerbentuk seperti areola+huruf ㅗ
Efek koreksiBisa mengurangi dalam jumlah terbanyak dibanding metode lain
Kekenduran payudaraTidak terlihat datar
Ukuran areolaBisa dikontrol
1-2. Kelebihan
  • Metode yang paling banyak digunakan di seluruh dunia
  • Metode yang dapat mengurangi volume payudara dengan jumlah terbesar dan efek koreksi paling optimal
1-3. Kekurangan
  • Mungkin meninggalkan bekas luka karena
    sayatan yang panjang, tetapi akan memudar dan
    cenderung tidak terlihat karena tertutup oleh
    lipatan bawah payudara

Keunggulan AB

Alasan memilih AB untuk operasi pengecilan payudara

POINT Operasi Payudara AB

1. Solusi Demi Bentuk Alami dan Kencang

Kami akan membantu anda untuk mendapatkan kembali rasa percaya diri yang hilang dengan mengembalikan bentuk payudara seperti semula
dan memperbaiki tubuh menjadi lebih kencang dan seimbang.

Payudara kencang dan indah
01
Payudara kencang dan indah
Perawatan tanpa kekhawatiran akan bekas luka
02
Perawatan tanpa kekhawatiran akan bekas luka
Meningkatkan estetika sekaligus mengurangi ketidaknyamanan
03
Meningkatkan estetika sekaligus mengurangi ketidaknyamanan
Program pasca operasi yang sistematis
04
Program pasca operasi yang sistematis

2. Operasi Payudara dengan Prioritas Keamanan Penuh

Operasi payudara membutuhkan ketelitian dan perhatian yang sama seperti operasi wajah. Semua faktor diperhitungkan untuk memilih jenis implan dan teknik operasi terbaik, sehingga menghasilkan bentuk
payudara yang paling ideal. Prosedur ini bukan hanya operasi estetika sekali jalan sehingga diperlukan pemeriksaan payudara yang cermat sebelum dan sesudah operasi menggunakan peralatan profesional
untuk memastikan bentuk, tekstur, sekaligus kesehatan payudara tetap terjaga.

Pemeriksaan keadaan kesehatan dengan cermat sebelum operasi
01
Pemeriksaan keadaan kesehatan dengan cermat sebelum operasi
Penyisipan implan aman dengan memakai Keller Funnel
02
Penyisipan implan aman dengan memakai Keller Funnel
Diseksi mikroskopis dengan endoskop FULL HD
03
Diseksi mikroskopis dengan endoskop FULL HD
Zona aman tanpa dokter pengganti dengan pengoperasian CCTV di ruang operasi
04
Zona aman tanpa dokter pengganti dengan pengoperasian CCTV di ruang operasi
Memiliki sistem keamanan setara rumah sakit universitas
05
Memiliki sistem keamanan setara rumah sakit universitas
Dokter spesialis anestesi yang bekerja penuh waktu
06
Dokter spesialis anestesi yang bekerja penuh waktu

Reduksi Payudara Informasi Operasi

INFOMATION SURGERY

Informasi dasar operasi

  • Waktu operasi

    2~3 jam

  • Metode anestesi

    Anestesi total

  • Kunjungan ke rumah sakit

    3~4 kali

  • Waktu pemulihan

    5~7 hari

RECOMMEND SURGERY

Kandidat yang direkomendasikan untuk operasi

  • Bagi yang memiliki payudara yang besar sehingga menyebabkan ketidaknyamanan seperti nyeri pada punggung, bahu, dan leher

  • Bagi yang ukuran payudaranya tidak proporsional dengan keseluruhan bentuk tubuh

  • Bagi yang putingnya turun hingga berada di bawah lipatan bawah payudara

  • Bagi yang payudaranya kendur karena terlalu besar

Panduan Pra OperasiPanduan Pasca Operasi

Sebelum & Sesudah Sebelum dan Sesudah Operasi Payudara

Sebelum operasi
3 minggu setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
3 minggu setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
2 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
3 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
3 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
6 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
2 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Operasi payudara dengan Motiva
Operasi payudara dengan Mentor
Operasi payudara dengan Mentor
Operasi payudara dengan Mentor
Operasi payudara dengan Motiva
Operasi payudara dengan Motiva
Operasi payudara dengan Mentor
Operasi payudara dengan Motiva
Operasi payudara dengan Mentor
Operasi payudara dengan Mentor

Operasi payudara dengan Motiva

Pendarahan, infeksi, peradangan, dan komplikasi umum lainnya yang dapat terjadi setelah operasi dan tingkat keparahannya bisa berbeda tergantung setiap individu sehingga diperlukan kehati-hatian. Foto setelah operasi dapat berbeda dari kondisi sebenarnya karena lingkungan pengambilan gambar, pencahayaan, dan riasan. Hasil dapat bervariasi pada setiap individu, untuk mengetahui prosedur yang paling sesuai untuk anda pastikan untuk melakukan konsultasi yang akurat.

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang operasi payudara

  • Setelah menjalani operasi plastik, tidak hanya operasi payudara saja, sangat penting untuk mengikuti panduan perawatan pasca operasi yang diberikan oleh rumah sakit dan dokter spesialis yang menangani. Dalam kasus operasi pembesaran payudara dengan implan, pakaian dalam kompresi harus dipakai selama 3 bulan untuk menetapkan posisi implan di dalam area yang telah dipisahkan di dalam payudara. Karena setiap pasien memiliki karakteristik payudara yang berbeda, serta jenis dan sifat implan yang digunakan dalam operasi juga bervariasi, metode penggunaan pakaian dalam kompresi dapat berbeda tergantung pada teknik operasi yang dilakukan oleh dokter bedah. Pada beberapa kasus, untuk mencegah terjadinya volume berlebih di bagian atas payudara, pasien mungkin perlu menggunakan pita elastis di bagian atas payudara selama jangka waktu tertentu. Namun, ada juga kasus di mana penggunaan pita elastis di bagian atas payudara tidak diperlukan. Selain itu, ada pasien yang cukup memakai pakaian dalam kompresi selama 2 bulan, tetapi dalam kasus di mana perlu mencegah perubahan posisi implan seperti pergeseran ke bawah, pakaian dalam khusus wajib dipakai selama 3 bulan. Untuk mendapatkan bentuk payudara yang indah dan alami, sangat penting untuk mengikuti panduan mengenai cara pemakaian dan durasi penggunaan pakaian dalam kompresi seperti yang telah dianjurkan oleh dokter.

  • Dalam menjalani operasi pembesaran payudara, jika perbedaan ukuran antara payudara kiri dan kanan sangat kecil berdasarkan diagnosis dan pemeriksaan yang akurat, maka implan dengan ukuran yang sama akan dimasukkan di kedua sisi. Hal ini dapat menyebabkan perbedaan volume yang sangat kecil antara kedua payudara. Sebaliknya, jika perbedaan ukuran payudara cukup besar, penting untuk menggunakan implan dengan ukuran yang berbeda pada masing-masing sisi guna mengurangi perbedaan volume tersebut. Selain itu, dalam kasus asimetri yang disebabkan oleh perbedaan tingkat proyeksi payudara, implan dengan proyeksi yang berbeda dapat digunakan. Misalnya, jika satu sisi payudara lebih menonjol, maka implan dengan proyeksi lebih rendah dapat digunakan di sisi tersebut, sementara di sisi yang kurang menonjol digunakan implan dengan proyeksi lebih tinggi. Dengan menyesuaikan ukuran dan bentuk implan sesuai dengan karakteristik masing-masing pasien, tingkat asimetri dapat diminimalkan sehingga ukuran antara kedua payudara menjadi lebih seimbang.

  • Menyusui bisa dilakukan dengan aman setelah operasi payudara. Terutama jika sayatan operasi payudara untuk memasukan implan tidak dilakukan melalui areola, biasanya jaringan yang berhubungan dengan jaringan payudara tidak berpengaruh dan berfungsi dengan normal. Tetapi, sebelum menyusui, agar anda bisa menyusui dengan aman, disarankan untuk melakukan USG payudara terlebih dulu untuk memastikan terjadi tidaknya kebocoran.

  • Ukuran payudara setelah operasi payudara bisa terasa lebih kecil tergantung berat badan anda. Hal ini karena payudara tidak hanya terdiri dari implan, tapi karena payudara yang terdiri dari jaringan payudara dan lemak terpengaruh oleh berat badan anda. Jika berat badan berkurang, volume lemak pada payudara bisa berkurang. Biasanya perubahan yang terjadi sangat minimal atau hampir tidak berpengaruh, sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang penurunan ukuran payudara saat menurunkan berat badan.

  • Implan payudara yang digunakan dalam operasi pembesaran payudara telah mendapatkan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga keamanannya telah teruji. Namun, tetap ada kemungkinan implan pecah (bocor). Anda bisa melakukan pemeriksaan melalui pencitraan seperti ultrasonografi resolusi tinggi atau MRI jika anda mencurigai terjadinya kebocoran implan. Jika kebocoran terjadi, pasien biasanya merasakan perubahan pada ukuran, bentuk, atau tekstur payudara sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan dengan menstimulasi payudara untuk memastikan kondisi implan. Namun, untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat, perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh yang mencakup riwayat medis pasien, pemeriksaan fisik, serta pencitraan medis. Bagi pasien yang telah menjalani operasi payudara, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin guna mendeteksi keberadaan komplikasi.

  • Setelah operasi pembesaran payudara, pasien mungkin merasakan perbedaan tekstur kedua payudara. Namun, ini adalah fenomena sementara yang biasanya terjadi dalam tiga bulan pertama pasca operasi. Karena anatomi tubuh kiri dan kanan secara alami berbeda, termasuk lebar dan tinggi rongga dada, sering kali implan dengan ukuran berbeda digunakan untuk menyesuaikan bentuk payudara. Akibatnya, perbedaan tekstur kedua payudara bisa terasa lebih mencolok segera setelah operasi hingga beberapa bulan setelahnya. Seiring berjalannya waktu, biasanya setelah satu tahun atau lebih, sebagian besar pasien merasakan bahwa tekstur kedua sisi payudara menjadi lebih seimbang. Karena itu, tidak perlu terlalu khawatir mengenai perbedaan ini pada tahap awal pemulihan.

  • Setelah operasi pembesaran payudara, pada umumnya pasien bisa kembali melakukan aktivitas sehari-hari (cuti singkat 1-2 hari). Tingkat nyeri, pembengkakan, dan memar bervariasi pada setiap individu, tetapi biasanya paling parah dalam 2-3 hari pertama setelah operasi, kemudian akan membaik secara bertahap. Pasien dapat mulai mandi 2-3 hari setelah operasi. Untuk aktivitas fisik, olahraga ringan dapat dimulai setelah satu bulan, tetapi sebaiknya menghindari latihan yang banyak melibatkan bagian tubuh atas selama 2-3 bulan.

  • Beberapa pasien mungkin merasakan benjolan keras di payudara setelah operasi pembesaran payudara. Namun, ini biasanya bukan akibat dari prosedur operasi itu sendiri, melainkan tumor jinak pada payudara yang baru terdeteksi setelah operasi. Salah satu jenis tumor jinak yang paling umum adalah fibroadenoma, yang sering terjadi pada wanita berusia 20-30 tahun akibat pertumbuhan abnormal pada jaringan epitel payudara. Selain itu, kista lemak dan jenis tumor jinak lainnya juga bisa teraba di payudara. Namun, karena tidak ada hubungan langsung antara implan payudara dan kanker payudara, jika ditemukan benjolan semacam ini, tidak perlu terlalu khawatir. Yang terpenting adalah mengetahui dengan pasti sifat dari benjolan tersebut agar bisa ditangani dengan tepat. Jika merasakan benjolan keras, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk mendiagnosa kemungkinan kanker payudara dengan tepat. Jika benjolan tersebut dikonfirmasi sebagai tumor jinak, dokter mungkin akan menyarankan pemantauan rutin atau prosedur pengangkatan tergantung pada ukuran dan jumlah benjolan.

  • Setelah operasi pembesaran payudara, munculnya rasa nyeri saat perubahan postur atau gerakan adalah hal yang wajar dan dialami oleh sebagian besar pasien. Hal ini terjadi karena implan payudara ditempatkan berdekatan dengan otot pektoralis mayor. Saat mengubah postur tubuh, otot yang menggerakkan tubuh bagian atas akan berkontraksi, dan kontraksi ini dapat menyebabkan rasa nyeri karena otot mengelilingi implant terstimulasi. Pada minggu pertama setelah operasi, disarankan untuk bangun dari posisi berbaring secara perlahan. Jika memungkinkan, sebaiknya mintalah bantuan dari orang terdekat.

  • Implan payudara tidak selalu harus diganti setelah beberapa waktu. Di masa lalu, implan saline terkadang mengalami kebocoran atau kempes dalam waktu kurang dari 10 tahun karena kerusakan pada katupnya. Selain itu, beberapa orang memilih untuk melepas atau mengganti implan mereka karena kekhawatiran terhadap penyakit kanker langka terkait implan. Penggantian hanya diperlukan jika terjadi efek samping seperti ruptur implan atau kontraktur kapsular. Jika implan dan kapsul di sekitarnya tetap dalam kondisi baik, maka implan dapat bertahan dalam jangka waktu semi permanen tanpa perlu diganti.

  • Implan silikon yang digunakan dalam pembesaran payudara tidak berinteraksi dengan jaringan payudara, sehingga tidak berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Namun, ada kemungkinan terjadinya BIA-ALCL (limfoma anaplastik sel besar terkait implan payudara), yang merupakan jenis kanker yang sangat jarang terjadi di seluruh dunia. Penyakit ini berbeda dari kanker payudara yang biasanya muncul di jaringan kelenjar susu. Sementara itu, pada prosedur pembesaran payudara dengan transplantasi lemak, penggunaan lemak dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan masalah tertentu, sehingga harus dilakukan dengan hati-hati. Secara umum, operasi pembesaran payudara dengan implan tidak berhubungan dengan terjadinya kanker payudara.

  • Setelah operasi payudara, berat badan bisa bertambah karena berat implan. Implan memiliki berat sekitar 250-500g per buah, saat implant dimasukkan ke kedua sisi berat bisa bertambah sebanyak 0.5kg hingga 1kg. Tapi berat badan juga bisa berubah sementara sebelum dan sesudah operasi. Selama operasi, cairan infus dimasukkan ke dalam tubuh untuk membantu mempertahankan homeostasis tubuh, Selama operasi yang biasanya berlangsung selama 1~1,5 jam, cairan infus yang diberikan dapat menyebabkan peningkatan berat badan segera setelah operasi. Hal ini hanya bersifat sementara dan setelah 2~3 minggu pasca operasi ketika pembengkakan mereda, berat badan hanya akan bertambah sesuai dengan berat implan.

Sistem Keselamatan

Melalui penerapan berbagai sistem, pasien dapat menjalani operasi dengan lebih aman.

  • Ahli Anestesi Full-time

    Ahli Anestesi Full-time

    Seluruh proses pembedahan, termasuk prosedur sebelum, selama, dan pasca pembedahan, ditangani secara langsung dengan ahli anestesi penuh waktu.

  • Pemantauan Real-time Selama Anestesi

    Pemantauan Real-time Selama Anestesi

    Seorang spesialis anestesiologi memantau pasien secara langsung selama operasi dan melakukan pemeriksaan melalui sistem pemantauan pusat.

  • Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Operasi

    Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Operasi

    Untuk operasi yang lebih aman, kami telah menerapkan sistem pemeriksaan di rumah sakit dan pemeriksaan pra-operasi yang komprehensif.

  • Peralatan Keamanan Standar Tertinggi

    Peralatan Keamanan Standar Tertinggi

    Melalui penerapan berbagai sistem manajemen keselamatan, kami memastikan pasien dapat menjalani operasi dengan aman dan tenang.

Lihat lebih detail
Operasi Pengecilan Payudara
Jam Operasional
  • Hari biasa10:00 ~ 19:00
  • Sabtu10:00 ~ 17:00
  • Jam malam10:00 ~ 21:00 (Jumat)

*Tutup pada Hari Minggu dan pada libur nasional

Operasi Plastik AB Korea

Institusi Medis : AB Plastic Surgery Gedung BLOCK 77 Lantai 2~4, 17, Seocho-daero 77-gil, Seocho-gu, Seoul, Korea (Jalur No.2, Stasiun Gangnam, Pintu Keluar No.10)
Nomor Registrasi Usaha : 542-40-00868TEL : 02-512-1288 Nomer HP : +82. 10-9518-1298E-mail: indonesia.abps@gmail.com