• Price inquiry
  • whats app
  • LINE
Home
Hidung
Operasi Hidung Tanpa Implan

Rhinoplasty Tanpa Implan

Hidung alami tanpa penyisipan implan buatan

Tanpa menggunakan implan buatan, prosedur ini menggunakan jaringan tubuh sendiri untuk membentuk hidung yang lebih berdimensi dan natural.
Bagi pasien yang tidak ingin memakai implan buatan atau memiliki batang hidung yang sudah cukup tinggi sehingga tidak
memerlukan implan, operasi hidung tanpa implan merupakan pilihan yang baik.
Beragam Material

Karena operasi dilakukan dengan mempertimbangkan struktur hidung dan karakteristik kulit tiap individu, efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan
implan buatan dapat dihindari, serta membantu memperbaiki bentuk hidung menjadi lebih indah dan alami seperti hidung asli.

Penggunaan dermis dan tulang rawan sendiri atau donor

Sangat penting untuk memilih jenis jaringan yang paling optimal sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien karena setiap jenis jaringan tubuh
sendiri memiliki karakteristik, kelebihan, kekurangan yang berbeda.

Dermis Sendiri

Risiko efek samping rendah
dan tidak menimbulkan sensasi
benda asing karena memakai
dermis sendiri

Fascia

Diambil dari fascia kulit kepala
dalam, umumnya digunakan
untuk kasus revisi pasien
berkulit tipis

Tulang Rawan Iga

Efek samping hampir tidak ada dan
memiliki daya topang dan
ketahanan yang kuat

Tulang Rawan Telinga

Sangat elastis dan biasanya
dipakai untuk melengkapi
kekurangan tulang rawan
septum

Tulang Rawan Septum

Diambil dari dalam hidung,
dipakai untuk ujung hidung dan
memperpanjang

Metode Operasi Berdasarkan Jenisnya

Operasi hidung dengan jaringan tubuh sendiri adalah prosedur yang tidak menggunakan implan buatan, melainkan memanfaatkan jaringan tubuh sendiri
seperti tulang rawan telinga, tulang rawan septum, dan tulang rawan iga untuk meninggikan batang hidung dan ujung hidung.

1. Penggunaan tulang rawan telinga

Metode operasi yang menggunakan tulang rawan telinga saja untuk meninggikan hidung, dengan mengoreksi kolumela, batang hidung, ujung hidung
sehingga secara keseluruhan untuk meningkatkan tinggi hidung dan memperbaiki bentuk ujung hidung

AB 01
Pengambilan Tulang Rawan Telinga
Pengambilan Tulang Rawan Telinga
AB 02
Koreksi Batang Hidung, Kolumela Hidung, Ujung Hidung dengan Tulang Rawan Telinga
Koreksi Batang Hidung, Kolumela Hidung, Ujung Hidung dengan Tulang Rawan Telinga

2. Penggunaan tulang rawan telinga dan tulang rawan septum

Metode operasi yang memanfaatkan keunggulan tulang rawan telinga dan tulang rawan septum, di mana tulang rawan telinga digunakan pada ujung hidung yang
memerlukan lengkungan, sedangkan tulang rawan septum digunakan pada area yang membutuhkan kekuatan dan struktur yang lurus

AB 01
Pengambilan Tulang Rawan Telinga dan Tulang Rawan Septum
Pengambilan Tulang Rawan Telinga dan Tulang Rawan Septum
AB 02
Koreksi Memakai Tulang Rawan Telinga dan Tulang Rawan Septum
Koreksi Memakai Tulang Rawan Telinga dan Tulang Rawan Septum

3. Penggunaan tulang rawan iga

Karena tulang rawan iga merupakan jaringan tubuh sendiri dengan daya topang yang kuat, metode ini cocok dipakai untuk operasi hidung pendek, revisi hidung
kontraktur, serta untuk operasi pertama pada pasien yang menginginkan perubahan signifikan pada ujung hidung

AB 01
Pengambilan Tulang Rawan Iga
Pengambilan Tulang Rawan Iga
AB 02
Koreksi Memakai Tulang Rawan Iga
Koreksi Memakai Tulang Rawan Iga
Karakteristik Berdasarkan Jenis Tulang Rawan Sendiri

1. Tulang rawan septum yang tidak memerlukan sayatan tambahan terpisah

Tulang rawan septum berada di dalam hidung sehingga tidak
memerlukan sayatan tambahan, serta merupakan jaringan tubuh
sendiri yang dapat membantu mengatasi gejala rhinitis.

Tulang Rawan Septum
  • Tingkat ketebalan dan kekuatan yang cukup
  • Dapat meninggikan atau memperpanjang ujung hidung
  • Tidak memerlukan sayatan tambahan karena diambil dari dalam hidung

2. Tulang rawan telinga yang bulat dan elastis

Memiliki bentuk yang mirip dengan hidung, bulat dan elastis, sehingga
sangat berguna untuk membentuk struktur ujung hidung serta
merupakan jaringan tubuh sendiri yang cocok untuk melengkapi
kekurangan tulang rawan septum.

Tulang Rawan Telinga
  • Melengkapi area yang kekurangan tulang rawan septum
  • Bekas luka tidak terlihat karena sayatan ada di belakang telinga
  • Cocok untuk ujung hidung karena teksturnya yang lembut

3. Tulang rawan iga sendiri yang memiliki daya tahan dan daya topang yang baik

Jumlah yang dapat diambil lebih banyak dibandingkan tulang rawan septum atau tulang rawan telinga, serta memiliki daya topang dan daya tahan yang lebih kuat dibanding jaringan lain, sehingga dapat mempertahankan bentuk ujung hidung yang stabil dalam jangka panjang. Oleh karena itu, jaringan ini merupakan jaringan sendiri yang sering digunakan.

Tulang Rawan Iga
  • Mencegah ujung hidung turun berkat daya topang yang kuat
  • Didesain, diambil dari antara tulang rawan no.6~9 yang sesuai keadaan pasien
  • Ujung hidung dapat diperpanjang dengan cukup karena jumlah yang diambil lebih banyak daripada tulang rawan septum, tulang rawan telinga
  • Dilengkapi dengan sistem perawatan bekas luka pada area pengambilan tulang rawan iga sendiri

Keuntungan Spesial AB

Rhinoplasty Tanpa Implan, Alasan Memilih AB

1. Pengambilan jaringan sendiri yang cepat dan presisi serta meminimalisir fenomena warping

    Meminimalisir nyeri karena diseksi dilakukan tanpa memotong otot

    Pengambilan tulang rawan iga dengan aman karena dokter spesialis anestesi bekerja penuh waktu di dalam rumah sakit

    Pengambilan tulang rawan iga yang dipersonalisasi 1:1 (No. 6,7,8,9)

    Desain pemahatan bentuk yang presisi berkat teknik bedah dan pengalaman luas demi meminimalkan fenomena warping

2. Perbaikan bentuk yang natural dan tahan lama

CASE 1. Samping

Sebelum operasi
3 bulan setelah operasi
Sebelum operasi3 bulan setelah operasi

CASE 2. 45°

Sebelum operasi
3 bulan setelah operasi
Sebelum operasi3 bulan setelah operasi

3. Diagnosis presisi dengan 3D-CT berteknologi mutakhir

Pengecekan Kondisi Jaringan Sendiri
Pengecekan ukuran dan
keadaan septum, serta
struktur internal
+
Pengecekan Fungsi
Memperbaiki bentuk hidung
dan fungsinya setelah
mengecek permasalahan dari
segi fungsional
+
Pemindaian 3D-CT Berteknologi Mutakhir di Dalam Rumah Sakit
Pemeriksaan sistematis dan penyusunan rencana
operasi berkat adanya 3D-CT berteknologi mutakhir
3D-CT scanning

4. Bentuk dan sudut kolumela yang paling sesuai dengan wajah tiap individu

Tidak ada ukuran yang baku untuk sudut nasolabial.

Bentuk wajah diperbaiki agar terlihat harmonis dan seimbang dengan mempertimbangkan panjang wajah dan sudut nasolabial.

Before surgery
After surgery

Philtrum cekung dan tampak samping

yang terlihat kurang berdimensi

Tampak samping dengan sudut nasolabial

dan philtrum yang harmonis

#Sistem Diagnosis • Pengelolaan Personal AB

Dari konsultasi hingga pemulihan, tim medis khusus kami berkomitmen memberikan perawatan 1:1.

Bertanggung jawab penuh untuk perawatan 1:1 di seluruh proses

Konsultasi 1:1 pribadi dengan dokter penanggung jawab
01

Konsultasi 1:1 pribadi dengan dokter penanggung jawab

Operasi oleh dokter penanggung jawab pribadi
02

Operasi oleh dokter penanggung jawab pribadi

Pemantauan intensif oleh dokter spesialis anestesi pribadi
03

Pemantauan intensif oleh dokter spesialis anestesi pribadi

Pengelolaan personal oleh konsultan penanggung jawab pribadi
04

Pengelolaan personal oleh konsultan penanggung jawab pribadi

Pengecekan perkembangan dan perawatan 1:1 pasca operasi oleh dokter penanggung jawab
05

Pengecekan perkembangan dan perawatan 1:1 pasca operasi oleh dokter penanggung jawab

Rhinoplasty Tanpa Implan Informasi Operasi

INFORMATION SURGERY

Informasi dasar operasi

  • Waktu operasi

    1 jam~1.5 jam

  • Metode anestesi

    Anestesi tidur

  • Kunjungan ke rumah sakit

    2~3 kali

  • Waktu pemulihan

    Setelah 7 hari

RECOMMEND SURGERY

Kandidat yang direkomendasikan untuk operasi

  • Bagi yang khawatir implannya terlihat karena memiliki kulit yang tipis

  • Bagi yang khawatir akan infeksi, efek samping implan

  • Bagi yang menginginkan bentuk hidung yang alami

  • Bagi yang memiliki kompleks tentang hidung miring, hidung punuk, dan lain-lain

Panduan pra operasiPanduan pasca operasi

BEFORE & AFTER Implant-free Rhinoplasty

Sebelum operasi
14 hari setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
2 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
1 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Sebelum operasi
2 bulan setelah operasi
AB Plastic Surgery
Rhinoplasty [Tanpa implan / Osteotomi / Hidung bulat / Hidung punuk] / Rhinoplasty fungsional
Rhinoplasty [Tanpa implan / Hidung punuk] / Rhinoplasty fungsional
Rhinoplasty [Tanpa implan / Hidung punuk] / Reduksi cuping
Rhinoplasty [Tanpa implan / Hidung pendek]
Rhinoplasty [Tanpa implan / Hidung punuk/ Hidung bulat] / Reduksi cuping
Rhinoplasty [Hidung punuk + Osteotomi + Hidung bulat + Tulang rawan iga]
Rhinoplasty pria [Tanpa implan / Hidung punuk / Osteotomi]
Rhinoplasty pria [Tanpa implan / Hidung punuk / Hidung miring / Osteotomi]
Rhinoplasty pria [Tanpa implan / Hidung pendek] / Rhinoplasty fungsional
Rhinoplasty [Tanpa implan / Hidung bulat / Osteotomi]

Rhinoplasty [Tanpa implan / Osteotomi / Hidung bulat / Hidung punuk] / Rhinoplasty fungsional

Pendarahan, infeksi, peradangan, dan komplikasi umum lainnya yang dapat terjadi setelah operasi dan tingkat keparahannya bisa berbeda tergantung setiap individu sehingga diperlukan kehati-hatian. Foto setelah operasi dapat berbeda dari kondisi sebenarnya karena lingkungan pengambilan gambar, pencahayaan, dan riasan. Hasil dapat bervariasi pada setiap individu, untuk mengetahui prosedur yang paling sesuai untuk anda pastikan untuk melakukan konsultasi yang akurat.

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai rhinoplasty (operasi hidung)

  • Setelah operasi hidung, disarankan untuk mulai menggunakan kacamata sekitar 1 bulan setelah operasi. Bagi pasien yang sebelumnya menggunakan kacamata, perlu berhati-hati saat memakai kacamata setelah operasi hidung. Pertama, jika kacamata dipakai pada tahap awal setelah operasi, berat kacamata dapat menyebabkan implan bergeser. Kedua, implan yang digunakan saat operasi hidung biasanya diposisikan hingga area pangkal hidung (glabella) sehingga saat memakai dan melepas kacamata, terdapat kemungkinan pergeseran implan. Biasanya, setelah sekitar 1 bulan pasca operasi hidung, implan akan mulai menyatu secara bertahap dengan jaringan di sekitarnya sehingga risiko pergeseran menjadi lebih kecil. Oleh karena itu, kami menyarankan untuk mulai memakai kacamata setidaknya 1 bulan setelah operasi.

  • Pada dasarnya, hidung miring maupun berbagai kondisi hidung lainnya dapat dikoreksi melalui operasi hidung. Namun, setiap pasien sering kali memiliki persepsi yang berbeda tentang bagian yang dianggap miring. Secara umum, hidung miring biasanya mengacu pada batang hidung yang terlihat tidak lurus dari pangkal hidung (glabella) hingga ujung hidung, dan cenderung miring ke salah satu sisi di bagian tengah. Ada juga pasien yang menyebut hidung miring untuk kondisi hidung berpunuk (hump nose) yang terlihat tidak rata jika dilihat dari samping. Melalui operasi hidung, berbagai kondisi seperti hidung miring, hidung berpunuk, hidung pesek, hidung pendek, hingga hidung bulat dapat dikoreksi. Oleh karena itu, anda tidak perlu terlalu khawatir.

  • Jika area hidung yang terbentur hanya berubah menjadi kemerahan, kemungkinan besar bukan patah tulang. Namun, jika anda merasa pembengkakan di area yang terbentur cukup parah, diperlukan pemeriksaan untuk memastikan ada tidaknya patah tulang. Saat bengkak parah, biasanya sulit untuk langsung memastikan adanya patah tulang. Oleh karena itu, disarankan untuk terus melakukan kompres dingin pada area yang terbentur, lalu sekitar 1–2 minggu kemudian datang kembali ke rumah sakit tempat anda dioperasi untuk melakukan CT scan serta pemeriksaan atau diagnosis mendetail oleh dokter spesialis yang menangani. Walaupun hasil diagnosis menunjukkan adanya patah tulang, selama tidak ada masalah besar pada posisi implan atau tulang rawan septum, umumnya hanya diperlukan observasi tanpa perawatan tambahan. Jadi, anda tidak perlu terlalu khawatir.

  • Dermis sendiri akan mulai diserap tubuh sejak ditransplantasikan ke area operasi, sehingga berbeda dengan implan, perubahan bentuk yang jelas terkadang sulit terlihat. Karena karakteristik tersebut, terdapat beberapa keterbatasan saat operasi, dan salah satu keterbatasan terbesar adalah hasil operasi yang lebih sulit diprediksi. Selain itu, berbeda dengan hasil operasi hidung menggunakan implan yang biasanya menghasilkan hidung yang ramping dan tegas, dermis sendiri yang ditransplankan pada batang hidung memiliki karakter jaringan yang lebih lembut sehingga dapat terasa seperti jaringan daging yang lunak saat disentuh. Jika anda menginginkan hidung yang glamor atau memiliki standar tertentu sebagai hasil operasi, maka operasi hidung dengan dermis sendiri biasanya kurang direkomendasikan. Sebaliknya, pada kasus operasi revisi hidung berulang yang menyebabkan kulit hidung menjadi tipis atau pada kasus dengan risiko atau efek samping tertentu, operasi hidung menggunakan dermis sendiri bisa menjadi pilihan yang lebih menguntungkan dibandingkan implan. Daripada menentukan pilihan hanya berdasarkan jenis bahan implan, sangat penting untuk terlebih dahulu memahami dengan cermat kondisi hidung anda saat ini, kemudian menentukan metode operasi yang paling sesuai melalui konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik.

  • Alasan terbesar seseorang menjalani operasi revisi hidung adalah karena ‘fenomena kontraktur kapsuler’. Kontraktur kapsuler merupakan efek samping yang terjadi akibat adanya masalah pada implan yang digunakan saat operasi hidung sehingga menimbulkan peradangan. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit hidung menjadi keras, ujung hidung tertarik, dan hidung terlihat semakin pendek. Karena kondisi ini biasanya terlihat secara kasat mata, pasien harus segera menginformasikannya kepada rumah sakit tempat operasi dilakukan dan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab masalah merupakan hal yang sangat penting. Kontraktur kapsuler dapat menimbulkan stres dan merusak bentuk hidung jika dibiarkan. Oleh karena itu, biasanya perlu dilakukan operasi revisi hidung dengan cara mengangkat implan yang ada di dalam hidung dan menggantinya dengan implan baru. Selama operasi, jaringan yang mengalami perlekatan di dalam hidung juga harus dipisahkan terlebih dahulu, sehingga prosedur ini merupakan operasi dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Sementara itu, jika pasien ingin memperbaiki bentuk hidung karena bentuk hidung setelah operasi tidak sesuai harapan dan tidak ada peradangan atau masalah fungsional, biasanya disarankan untuk menunggu minimal 6 bulan hingga 1 tahun sampai jaringan hidung pulih demi hasil revisi yang lebih stabil.

Sistem Keselamatan

Melalui penerapan berbagai sistem, pasien dapat menjalani operasi dengan lebih aman.

  • Ahli Anestesi Full-time

    Ahli Anestesi Full-time

    Seluruh proses pembedahan, termasuk prosedur sebelum, selama, dan pasca pembedahan, ditangani secara langsung dengan ahli anestesi penuh waktu.

  • Pemantauan Real-time Selama Anestesi

    Pemantauan Real-time Selama Anestesi

    Seorang spesialis anestesiologi memantau pasien secara langsung selama operasi dan melakukan pemeriksaan melalui sistem pemantauan pusat.

  • Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Operasi

    Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Operasi

    Untuk operasi yang lebih aman, kami telah menerapkan sistem pemeriksaan di rumah sakit dan pemeriksaan pra-operasi yang komprehensif.

  • Peralatan Keamanan Standar Tertinggi

    Peralatan Keamanan Standar Tertinggi

    Melalui penerapan berbagai sistem manajemen keselamatan, kami memastikan pasien dapat menjalani operasi dengan aman dan tenang.

Lihat lebih detail
Operasi Hidung Tanpa Implan
Jam Operasional
  • Hari biasa10:00 ~ 19:00
  • Sabtu10:00 ~ 17:00
  • Jam malam10:00 ~ 21:00 (Jumat)

*Tutup pada Hari Minggu dan pada libur nasional

Operasi Plastik AB Korea

Institusi Medis : AB Plastic Surgery Gedung BLOCK 77 Lantai 2~4, 17, Seocho-daero 77-gil, Seocho-gu, Seoul, Korea (Jalur No.2, Stasiun Gangnam, Pintu Keluar No.10)
Nomor Registrasi Usaha : 542-40-00868TEL : 02-512-1288 Nomer HP : +82. 10-9518-1298E-mail: indonesia.abps@gmail.com