Apakah operasi revisi asimetris diperlukan setelah pembesaran payudara?
Saya Dokter Jo Dong-pil, spesialis bedah plastik di Operasi Plastik AB.
Saya akan membicarakan pertanyaan yang dikhawatirkan banyak orang, “Apakah revisi diperlukan karena ketidaksamaan atau asimetris setelah operasi pembesaran payudara?”
Q. Saya menjalani operasi pembesaran payudara dan ukuran keduanya menjadi terlihat berbeda. Apakah saya harus menjalani operasi revisi payudara?
1. Tidak ada orang yang memiliki bentuk tubuh simetri dengan sempurna.
Manusia tidak dilahirkan dengan simetri sempurna pada bentuk mata, hidung, lengan, tungkai, tangan, kaki, dan termasuk payudara. Perbedaan bentuk dan volume di kedua sisi payudara adalah hal yang alami.
Dalam operasi pembesaran payudara, jika terdapat sedikit perbedaan ukuran setelah diagnosis dan pemeriksaan yang akurat, hal tersebut dapat terjadi karena kedua sisi dipasangkan implan dengan ukuran yang sama.
Sebaliknya, jika terdapat perbedaan ukuran yang cukup besar, maka ukuran implan dapat divariasikan untuk meminimalkan perbedaan volume. Pada kasus tertentu dengan perbedaan proyeksi (tinggi tonjolan), implan dengan proyeksi berbeda dapat digunakan untuk menyeimbangkan hasil kiri dan kanan.
Daripada menganalisis sendiri di rumah, penting untuk berkonsultasi dengan dokter bedah plastik guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi payudara saat ini, metode pembedahan yang digunakan, serta jenis implan yang dipasang.
Jika waktu operasi masih relatif singkat, disarankan untuk menunggu hingga kondisi jaringan stabil sebelum mengambil keputusan mengenai revisi.
Namun, apabila asimetri tergolong berat dan menyebabkan tekanan fisik maupun psikologis yang signifikan, maka operasi revisi dapat dipertimbangkan setelah diagnosis yang detail.
Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai pembesaran payudara atau operasi revisi payudara, silakan hubungi 02-512-1288 atau Operasi Plastik AB di KakaoTalk untuk konsultasi lebih detail.
Writer. Spesialis Bedah Plastik Dr. Jo Dong-pil



